Kamis, 31 Mei 2018

"Further Under The Duvet" Book Review

Pfiuh, meskipun memakan waktu hampir setengah tahun akhirnya kelar juga baca satu buku tahun ini.


Jadiii, niat awalnya memang ingin mulai rajin baca buku di tahun 2018, oleh karena itu di awal tahun saya mulai membaca salah satu buku yang sesungguhnya sudah saya beli satu tahun sebelumnya. 😁
Walaupun sebenarnya saya bukan tipe yang anti-baca buku (colek suami), namun tahun-tahun sebelumnya saya juga tidak rutin melahap buku. Baca buku, paling hasil pinjam dari teman yang baru beli buku. Itupun tidak selalu. Pernah juga pinjam buku satu kali di perpustakaan kantor, tapiii sudah perpanjang dua kali tetap saja bukunya belum selesai dibaca. Bukunya terlalu tebal. Hehe..

Kebiasaan baik membaca buku ini saya mulai dengan buku berbahasa Inggris yang "ringan" ala chicklit. Hitung-hitung sekalian belajar bahasa Inggris, pikir saya.
Buku yang baru saya selesaikan merupakan buku karya Marian Keyes, "Further Under The Duvet". Yang belakangan baru saya ketahui bahwa buku tersebut merupakan sekuel dari novel sebelumnya dengan judul "Under The Duvet".

Buku ini menceritakan pengalaman-pengalaman hidup Keyes, yang dikemas dengan lucu olehnya. Mulai dari pengalaman dirinya menjadi kontributor soal make-up di sebuah majalah hingga pengalamannya berlibur bersama keluarganya.


Awalnya saya pikir buku ini hanya seputar cerita-cerita lucu Keyes, ternyata saya salah. Di bab belakang, Keyes juga berbagi kisah kelamnya sebagai alkoholik yang menemukan jalan bahwa menulis membantunya jauh dari kebiasaan buruk tersebut.
Selain itu, di buku ini juga Keyes bercerita tentang pengalamannya berkontribusi secara langsung dalam kegiatan sosial di Ethiopia dan Rusia.

Pembaca juga dimanjakan dengan beberapa cerita pendek yang imajinatif di bab terakhir.

Buku yang menarik untuk perempuan yang mengajarkan perempuan lain untuk berdaya, bersyukur dan menikmati hidup.

Baca buku yang mana lagi yaaa?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

5 Tanaman Untuk Pemula

Hai, buibu.. Bener gak sih, rumah lebih adem rasanya kalau ada tanaman? Kalau saya sih "yes". Kayanya kebanyakan ibu-ibu juga &...